Himbauan Para Ulama Perihal Boikot Syiah terhadap Dammaj
posted in Fatwa Ulama |
1. Himbauan Syaikh Robi’ bin Hadi al Madkholi hafizhahullah
دعوة إلى جميع أهل السنة لنصرة إخواننا في دماج
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن اتبع هداه.
أما بعد:
فقد بلغنا مع الأسف ما يقوم به الروافض الباطنيون أعداء الإسلام وأعداء الصحابة الكرام من حصار وتهديد لإخواننا السلفيين في دماج ومركزه السلفي السني بغضاً وعدواة للإسلام وأهله.
فنوصي إخواننا في دماج بالثبات على السنة والصبر والاستعانة بالله في صد هذا البغي والعدوان الرافضي.
وعلى إخوانهم من أهل السنة أن ينهضوا معهم لمواجهة هذا الطغيان والقضاء على أهله وأن يُطهروا اليمن – وغيرها- من رجس الروافض إن استطاعوا ذلك، ﴿وَلَيَنْصُرَنَّ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ﴾.
﴿وَمَا النَّصْرُ إِلا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ * لِيَقْطَعَ طَرَفًا مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَوْ يَكْبِتَهُمْ فَيَنْ 602;َلِبُوا خَائِبِينَ﴾.
إنَّ الصراع بين أهل السنة والروافض الباطنية صراع بين الكفر والإسلام فعلى أهل السنة في كل مكان في اليمن وغيره أن يهبوا لنصرة إخوانهم بالنفس والمال ونسأل الله أن يقطع دابر الروافض الباطنية وكل أعداء الإسلام في كل مكان.
إن ربي لسميع الدعاء .
كتبه
ربيع بن هادي عمير المدخلي
4/12/1432هـ
Sumber:http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=124187%20)
-----Terjemahan-----
Bismillahirrahmanirrahim
Segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala, shalawat serta salam kepada Rasululah, beserta keluarganya, para sahabatnya, dan para pengikutnya hingga akhir zaman.
Telah sampai kepada kami berita pengepungan Syiah terhadap Dammaj. Demi Allah ini adalah permusuhan kepada Ahlussunnah.
Kami menghimbau kepada segenap kaum muslimin untuk mendoakan keselamatan atas saudara-saudara kita di Dammaj.
Berikut juga kami nukilkan fatwa Asy Syaikh Rabi’ bin Umair Hadi al-Madkhali sehubungan boikot Syiah terhadap Dammaj
Kepada seluruh Ahlus Sunnah untuk membantu saudara kita di Dammaj
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن اتبع هداه. أما بعد
Telah sampai kepada kami berita sedih apa yang dilakukan rofidhoh, musuh-musuh Islam dan musuh-musuh para sahabat (radiyallahu ‘anhum) seperti memboikot dan memperlakukan saudara kami salafi di Dammaj dan sunni salafi di Markiz tersebut untuk memboikot dan permusuhan terhadap Islam dan pemeluknya (kaum muslimin)
Kami mengharapkan saudara-saudara kami di Dammaj untuk tetap berpegang teguh dengan sunnah dan memiliki kesabaran dan mencari bantuan dari sisi Allah dalam melawan pemberontakan ini dan permusuhan dari kaum rafidhoh
Kepada saudara-saudara kami Ahlussunnah untuk berdiri melawan pelanggaran (kelaliman,ed) ini dan untuk bersatu dalam membersihkan kotoran dari rafidhoh di Yaman dan lainnya -jika mereka mampu melakukannya-
Alloh Subhanahu wa Ta’ala Berkata:
“… Sesungguhnya Allah Maha Benar-Benar Kuat lagi Maha Perkasa” (Al-Hajj: 40)
Dia Alloh Subhanahu wa ta’ala juga mengatakan: “ Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai khabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Allah menolong kamu dalam perang Badar dan memberi bala bantuan itu) untuk membinasakan segolongan orang-orang yang kafir , atau untuk menjadikan mereka hina, lalu mereka kembali dengan tiada memperoleh apa-apa. (Ali Imran126-127)
Memang konflik antara Ahlu Sunnah dan rofidhoh sebagaimana konflik Islam dan orang kufur (kafir) sehingga Ahlus Sunnah dimana pun mereka berada di Yaman dan lainnya, maka bangkit untuk membantu saudara-saudara mereka dengan jiwa dan harta untuk mematahkan punggung rafidhah dan semua musuh Islam di mana pun mereka berada.
Sesungguhnya Robb-ku Maha Mendengar Do’a.
Ditulis oleh Rabi’ bin Umair Hadi al-Madkhali
4 Dzulhijjah 1432H
http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=124187 )
2. Himbauan Syaikh ‘Ubaid Al-Jaabiri hafizhahullah
Kali ini giliran Syaikh ‘Ubaid Al-Jaabiri hafizhahullah menyampaikan nasehat serta motivasi kepada Ahlussunnah di Dammaj dan Yaman pada umumnya, terkait blokade Rawafidh.
Nasehat yang beliau sampaikan di sini dalam rangka menegaskan seruan yang disampaikan oleh Syaikh Rabii’ bin Haadi Al-Madkhali hafidzhahullah. Namun beliau memberikan sedikit tambahan tentang keadaan sekte Rafidhah dan sejarah hidup mereka yang kelam. Demikian pula kejelekan perangai serta tipu daya mereka terhadap umat Islam. Berikut transkrip dan terjemahannya [1]:
يظهر له جليا أن الرافضة لن يرضووا بشئ دون استحلال دماء أهل السنة واستباحة أموالهم وأعراضهم حتى لو تنازل حاكم قطر من أقطار المسلمين عن الحكم وسلمه لهم فإن ذلك لايرضيهم
[01:41] Merupakan perkara yang sangat jelas dari kaum Rafidhah, bahwa mereka tidak akan pernah ridha (senang) terhadap sesuatupun selain dengan menghalalkan darah Ahlussunnah untuk ditumpahkan, menghalalkan harta mereka untuk dirampas dan menghalalkan kehormatan mereka untuk dijatuhkan. Meskipun seandainya para pemimpin dari negeri-negeri kaum muslimin turun dari kekuasaannya serta menyerahkannya kepada Rafidhah, maka sungguh mereka tidak akan pernah puas. Karena yang demikian itu tidak akan membuat mereka senang……..[02:11]
فعداوتهم ليست وليدة هذه الساعة ولا وليدة هذا اليوم ولا وليدة العام ولا القرن بل هي متأصلة منذ وجد ابن سبإ اليهودي اليمني الذي أسلم نفاقا وكيدا للإسلام وأهله
[04:32] Maka permusuhan mereka bukanlah baru muncul sekarang ini, hari ini, tahun ini atau bahkan generasi kita ini. Akan tetapi permusuhan mereka sudah berakar semenjak keberadaan Ibnu Saba’ [2], seorang Yahudi dari negeri Yaman yang pura-pura masuk Islam untuk membuat makar terhadap Islam dan kaum Muslimin.
وليثقوا أن الله مع المتقين ومع من ينصر دينه ويجاهد لإعلاء كلمته قال تعالى ولقد سبقت كلمتنا لعبادنا المرسلين إنهم لهم المنصورون وإن جندنا لهم الغالبون وقال تعالى إنا لننصر رسلنا والذين آمنوا في الحياة الدنيا ويوم يقوم الأشهاد
Percayalah kalian bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa, dan Allah bersama orang-orang yang menolong agama-Nya serta berjihad untuk meninggikan kalimat-Nya. Allah ta’ala berfirman, “Dan sungguh, janji Kami telah tetap bagi hamba-hamba Kami yang menjadi rasul. (Yaitu) mereka itu pasti akan mendapatkan pertolongan. Dan sesungguhnya bala tentara Kami itulah yang pasti menang.” Allah ta’ala juga berfirman, “Sesungguhnya kami menolong rasul-rasul kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari bangkitnya saksi-saksi (hari kiamat).” [05:48]
——————————-
Footnote:
1. File audio dapat di unduh di http://alyamaany.com…oad.php?id=1450
2. Abdullah bin Saba’ Al-Yahuudi Al-Yamani adalah seorang provokator yang menebarkan isu di kalangan muslimin tentang kejelekan amirul mu’minin ‘Utsmaan bin ‘Affaan hingga berujung pada pembunuhan. Dialah yang mencetuskan bid’ah demonstrasi pertama kali di kalangan kaum muslimin untuk menggulingkan ‘Utsmaan. Abdullah bin Saba’ juga memiliki keyakinan-keyakinan ekstrim terhadap ‘Ali bin Abi Thaalib, bahkan sampai menganggapnya sebagai Tuhan [lihat Taarikh Ad-Dimasyqi]. Kendati demikian tokoh ini diklaim fiktif oleh sebagian Syi’ah masa kini, padahal kenyataan sejarah-lah yang seharusnya dijadikan acuan. [-pent]
3. Himbauan Syaikh Muhammad bin Hadi Al-Madkholi hafizhahullah
Masih terkait blokade di Dammaj, berikut ini adalah rekaman audio kajian Syaikh Muhammad bin Haadi Al-Madkhali hafidzhahullah yang bertempat di masjid Bani Salamah kota Madinah, dan kami unduh dari http://www.reeem.info/upload/download.php?id=965.
Alhamdulillah dalam sesi tanya jawab ini beliau menasehatkan sebagaimana nasehat yang disampaikan oleh Syaikh Rabii’ bin Haadi Al-Madkhali hafidzhahullah di Makkah. Hanya saja ada beberapa point yang perlu kita camkan bersama dalam nasehat beliau di menit [04:01] dan seterusnya. Berhubung hal tersebut sangat penting untuk dimengerti segenap pihak, khususnya berkaitan dengan adab dan sikap para ulama ahli hadits dalam berselisih pendapat. Berikut transkrip dan terjemahannya:
و على اخواننا اهل السنة نصرتهم في دماج فنحن نقول هذا ديانة وان رددنا على يحيى الحجوري او رددنا على فلان فالرد و ييان الحق باب و نصرة السنة و اهلها باب اخر
“…Dan menjadi kewajiban atas saudara-saudara kita Ahlussunnah untuk menolong mereka yang berada di Dammaj. Maka kita katakan, inilah ketentuan agama, meskipun kita telah membantah Yahya Al-Hajuuri (ulama Ahli Hadits dari negeri Yaman, -pent) atau kita telah membantah si fulan, maka bantahan dan menjelaskan al-haq itu adalah satu bab, sedangkan menolong sunnah dan Ahlussunnah adalah bab yang lain.
فيجب على اهل السنة القريبين من دماج الاقرب فالاقرب ان ينصروا اخوانهم و ان يقوموا معهم صفا واحدا و ان يعينوهم في وجه هؤﻻء الظالمين المعتدين ان يحارب معهم يجب بالجهاد معهم في مقابلة هؤﻻء الاقرب فالاقرب
Dengan demikian wajib atas Ahlussunnah yang dekat dengan Dammaj, yakni yang paling dekat dan seterusnya, wajib untuk menolong saudara-saudara mereka di sana. Sehingga mereka berbaris dalam satu front bersama Ahlussunnah di Dammaj guna menolong mereka dan berperang bersama mereka dalam menghadapi orang-orang yang zalim dan orang-orang yang melampaui batas. Maka menjadi kewajiban atas Ahlussunnah untuk berjihad bersama mereka dalam menghadapi para pemberontak Rafidhah. Yakni yang paling dekat dengan Dammaj dan seterusnya.
فلا يظن ظان اننا لو رددنا على يحيى الحجوري في دماج اننا سنضحي بالسنة معاذ الله
Kendati demikian, jangan kemudian timbul prasangka bahwa walaupun kami telah membantah Yahya Al-Hajuuri di Dammaj, lantas kami akan mengorbankan sunnah? -ma’aadzallaah- kami berlindung kepada Allah dari hal tersebut.
اهل السنة هم اخواننا ولحمتنا وسدانا في كل مكان وفي اي زمان نغضب لهم ونفرح لفرحهم ونتألم لألمهم فيجب على اهل السنة عموما ان ينصروهم وان يقفوا معهم في وجه هؤلاء الحوثيين الذين بغوا وظنوا انهم سيزدردون اهل السنة
Mereka Ahlussunnah adalah saudara-saudara kita, karib kerabat kita dan junjungan kita sepanjang zaman dimanapun mereka berada. Kita marah kepada mereka semata-mata karena ingin membela mereka, kita bahagia karena kegembiraan mereka, dan kita bersedih karena kesedihan mereka pula. Maka wajib atas Ahlussunnah di Yaman pada umumnya untuk menolong mereka dan bangkit bersama mereka guna menghadapi orang-orang Rafidhah Al-Huutsiyyin yang tengah memberontak, dan bahkan mereka menyangka mampu menghinakan Ahlussunnah….” [05:19]
Sumber :http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/fatwa-ulama/himbauan-para-ulama-perihal-boikot-syiah-terhadap-dammaj/



